Daster Arab: (Bukan) Review Produk

Akhirnya kubeli juga daster Arab yang kusebut di rekomendasiku untuk suvenir 15-25 ribuan. Tahu daster Arab dari Instagram tapi kuputuskan beli di Shopee meski harga ecernya 30-50 ribuan lebih mahal. Pertama, selisih harganya terlalu jauh. Beli grosir malah lebih nggak masuk akal. Jatuhnya 25 ribu per biji! Kedua, kuhindari transaksi jual-beli online yang hanya melibatkan…

Oleh-Oleh Haji & Umrah 15-25 Ribu

Kupilih angka 15 ribu karena sulit dapat barang <15 ribu yang nggak kentara sekali murahnya. Kubatasi 25 ribu karena “oleh-oleh” umrah-haji yang dipatok >25 ribu per orang –dengan asumsi kita harus menyiapkan paling sedikit 100 biji– bukan untuk tingkat penghasilan <10 juta.Oleh-oleh kutulis dalam tanda kutip karena kalau tujuan kita rendah biaya sekaligus bermanfaat, belanja…

5 Ide Dasar Berkatan Keringan (Plus Printable Ide Barang)

Sedekah makanan menurutku lebih berkah daripada sedekah barang. Kalau berkatannya dimakan. Nah, itu dia. Di lingkungan kelas menengah kota, berkatan nasi-jajan lebih beresiko mubazir daripada berkatan keringan. Yang kulakukan agar berkatan nasi-jajan yang kubagi nggak mubazir bisa dibaca di Caraku Menghemat Biaya Tahlilan. Sah-sah aja mengartikan “keringan” sebagai bahan mentahnya nasi-jajan kotakan. Aku pernah dapat…

Mengatur Pengeluaran Lebaran: Catatan Lebaran 2019

Ada dua etos kerja Toastmaster yang pengaruhnya besar sekali dalam kehidupan IRT-ku. Satu, selalu melakukan segala sesuatu dengan tujuan spesifik. Cuci piring dengan tujuan mencegah malas masak beda hasilnya dengan cuci piring karena lagi pingin atau karena kewajiban. Dua, selalu melakukan segala sesuatu dalam tiga rangkaian ini: rencanakan, jalankan, evaluasi. Dengan begitu nggak ada yang…

Tampil Mahal Dengan Scarf Dan Selendang

Hidup di bawah tingkat penghasilan nggak terasa menyiksa bila kita punya yang kusebut Ilmu Ngangkat Derajat; Ilmu membuat segala sesuatu kelihatan lebih mahal dari aslinya, membuat segala sesuatu yang kita ‘pegang’ kelihatan lebih bagus dari awalnya. Aku nggak akan ngaku-ngaku master di bidang ini. Di lingkungan kelas atas ya kebanting. Kebanting dengan tanda seru. Hukum…

Produk Yang Kuhapus Dari Belanja Bulanan (Selamanya)

Sejak awal nikah sebetulnya sudah berusaha mangkas anggaran belanja bulanan tapi yang bisa kuhemat nggak banyak. Baru terasa selisihnya setelah kerja berhematku lebih sistematis: Menurunkan standar (menghindari merk-merk yang menguasai pasar). Untuk produk-produk tertentu beralih ke yang tanpa merk. Berhenti membeli produk non-esensial. Mencoret produk yang pemakaiannya kurang dari sekali seminggu dari daftar belanja bulanan….

Menata Rumah Demi Berhemat

Menjalani hari demi hari dengan budget itu berat. Budget yang kumaksud di sini yang berorientasi jangka panjang, bukan yang sekedar memastikan gaji bulan ini cukup buat bulan ini. Ya bayangkan aja sendiri, tiap bulan sebelum gajian, uang belum di tangan, sudah harus kita bagi-bagi sekian buat ini, sekian buat itu, sebagian buat yang nggak bisa…

Menghemat Belanja Bulanan

Menghemat belanja bulanan pernah kusinggung sedikit sebelumnya. Di postingan kali ini akan kujelaskan secara rinci. Kita mulai dengan penyesuaianku di belanja bulanan saat harus berhemat ekstrim setahun lalu. Setelah itu baru penyesuaian saat berhemat moderat sekarang ini. Tolong, moderat di sini kalau diukur dengan standarku. Yang moderat bagi penghasilan 5 jutaan mungkin terasa ekstrim bagi…

Gantinya Shopping

Temanku kuliah ada bilang, “Kalau dah berumah-tangga, beli lipstick aja nggak bisa..” Bener! Gadisku dulu enteng jalan ke mal dengan teman, beli tunik yang setelah didiskon jadi 150 ribuan di Matahari, pulangnya sambang Hokben dulu. Sekarang mau beli Nasi Bebek 2 porsi di warung kaki lima dekat rumah aja mikir. Sepatu cuma ada satu, sol-nya…

Seni Hidup Ngontrak

Lima tahun berumah-tangga, ngontrak tiga rumah yang berbeda. Yang pertama rumah petak di kawasan pemukiman padat yang jarak tempuhnya cuma 10-15 menit dari pusat kota dengan motor. Yang kedua ngontrak rumah separuh di kawasan kampung di pinggir kali. Yang ketiga rumah 3 kamar di perumahan kelas menengah di Sidoarjo, nggak jauh dari rumah kontrakan kedua….