Master-Budget Bagian IV: Membangun Hidup

Andai disodori ini artikel Juni 2011 aku nggak sanggup baca sampai habis. Dah pening di Prinsip#1. Tapi dari jungkir-balikku 8 tahun berumah-tangga, semua yang kuuraikan di bawah ini lah yang bisa merubah nasibku 5-10 tahun kemudian meski jodohku tetap operator forklift, pekerjaanku tetap ngajar Bahasa Inggris tanpa status PNS, orang tuaku nggak ninggali “villa” di…

Master-Budget Bagian III: Kerja Matematika

Mari mulai mengutak-atik angkanya. Langsung praktek aja. Kita pakai pengeluaran suamiku dengan asumsi dia masih lajang. Pengeluaranku semasa gadis kusimpan untuk Bagian IV. Di bagian akhir postingan kutulis kapan cara ngatur pemasukan seperti yang akan kuuraikan di bawah ini efektif, kapan bisa dipastikan gagal. Langkah#1: Sisihkan Dulu, Belanjakan Sisanya Ini berarti merubah urutan keluarnya uang….

Mengatur Keuangan Rumah Tangga Dengan Amplop

Kita mulai dengan mengapanya dulu. Mengapa IRT perlu tahu Sistem Amplop. Setelah itu baru kujelaskan cara kerja Sistem Amplop. Terakhir, apa yang harus diperhatikan agar sistem ini nggak bikin frustasi. Mengapa Sistem Amplop Alat utama membangun kekayaan adalah penghasilan. Kalau gaji suami kita yang pegang dan/atau kita sendiri punya penghasilan, berarti alat membangun kekayaan ada…

Master-Budget Bagian II: Menyusun Kategori

Hasil brainstorming di Bagian I sesungguhnya hanyalah potongan-potongan kecil berserak dari potret keuangan kita. Seperti potongan puzzle. Nggak ada artinya, nggak nunjukkan apa-apa. Untuk bisa dipakai “membaca” pola membelanjakan uang –yang nanti akan jadi pedoman kerja mempermak aliran keluar-masuk uang (itu termasuk mengoptimalkan pemasukan, mengendalikan pengeluaran dan menabung)– masih harus disusun dulu menjadi sebuah skema…

Master-Budget Bagian I: Brainstorm Pengeluaran

Aku bersaksi: Beda sekali output antara ngatur penghasilan untuk pengeluaran sebulan dengan ngatur penghasilan untuk pengeluaran setahun. Postingan ini adalah follow-up dari Tantangan Rajin Mencatat di Instagram. Kubuat berdasarkan pengalaman pribadi 2 tahun ini khusus untuk mereka yang niat memperbaiki keuangan rumah tangganya tanpa nambah penghasilan. Paling nggak bukan nambah secara dramatis. Langsung aja. Cara…

Cara Bikin Anggaran Demi Program Menabung Agresif

Mungkin lebih tepatnya Cara Bikin Anggaran Demi Program Menabung Agresif Karena Kepepet. Contoh: sama adik-kakak dikasih waktu setahun ngumpulkan 25 juta buat nyusuk’i rumah warisan yang kita tempati. Kita nggak punya tabungan sama sekali. Selama ini nggak pernah bisa nabung. Tapi kalau kesempatan ini nggak kita ambil, adik-kakak sepakat menjualnya ke orang lain dengan harga…

Menabung Agresif Dengan Penghasilan Kecil

Dapat pertanyaan tentang menabung yang bikin mikir berhari-hari. Gini. Seorang pembaca berusaha mengatur penghasilan suaminya dengan rasio 50/30/10/10. 50% penghasilan untuk biaya hidup 30% tabungan DP rumah 10% tabungan lain-lain 10% biaya sosial. Yang ternyata sulit mencukupkan dengan rasio itu. Jatuhnya nggak bisa nabung. Ada 5 pengetahuan yang harus ada di kepala sebelum bisa menyisihkan…

Seri Keuangan IRT: Faktor Konstan & Keterandalan

Aku dan Anik sama-sama ngajar di New Concept selama 2004-8. Pertama ketemu –waktu dia masukkan surat lamaran– kami langsung ngobrol ada kalau satu jam. Dia resign dari kursusan 4-5 tahunan lalu. Disusul resign dari sebuah SMP swasta 2 tahunan lalu. Suaminya yang minta. Meski gamang harus menggantungkan rumah tangga ke satu penghasilan, nurut juga dia….